Rabu, 01 Desember 2010

PEMUDA DAN SOSIALISASINYA DALAM PERMASALAHAN GENERASI NASIONAL

Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh setiap generasi dalam hubungannya dengan generasi yang lebih tua. Masalah-masalah pemuda ini disebakan karena sebagai akibat dari proses pendewasaan seseorang, penyusuan diri dengan situasi yang baru dan timbulah harapan setiap pemuda karena akan mempunyai masa depan yang baik daripada orang tuanya. Proses perubahan itu terjadi secara lambat dan teratur (evolusi)

Sebagian besar pemuda mengalami pendidikan yang lebih daripada orang tuanya. Orang tua sebagai peer group yang memberikan bimbingan, pengarahan, karena merupakan norma-norma masyarakat, sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya. Banyak sekali masalah yang tidak terpecahkan karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami dan diuangkapkannya.

Dewasa ini umum dikemukakan bahwa secara biologis dan politis serta fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis, psikologis masih kurang dewasa. Contohnya seperti pemuda-pemuda yang sudah menikah, mempunyai keluarga, menikmati hak politiknya sebagai warga Negara tapi dalam segi ekonominya masih tergantung kepada orang tuanya.

Pengertian pemuda
Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.

Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengauh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.

Jadi jelaslah sekarang keragaman pemuda Indonesia dilihat dari kesempatan pendidikannya serta dihubungkan dengan keragaman penduduk dalam suatu wilayah, maka proses sosialisasi yang dialami oleh para pemuda sangat rumit. Sehubungan dengan perkembangan individu pemuda itu sendiri dan dalam rangka melepaskan diri dari ketergantungan pada orang tua, maka pengalaman-pengalaman yang dialainya itu kadang membingungkan dirinya sendiri.

Sosialisasi pemuda
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam sosialisasi, antara lain: Proses Sosialisasi, Media Sosialisasi dan Tujuan Sosialisasi.
a) Proses sosialisasi
Istilah sosialisasi menunjuk pada semua factor dan proses yang membuat manusia menjadi selaras dalam hidup ditengah-tengah orang kain. Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari proses tersebut, seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.
Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau mengikuti norma yang berlaku dimasyarakat. Ini tidak datang begitu saja ketika seseorang dilahirkan, melainkan melalui proses sosialisasi.
b) Media Sosialisasi
• Orang tua dan keluarga
• Sekolah
• Masyarakat
• Teman bermain
• Media Massa.
c) Tujuan Pokok Sosialisasi
• Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.
• Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengenbangkankan kemampuannya.
• Pengendalian fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
• Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok khususnya dan pada masyarakat umum.

Sumber: 
  • Abdullah, taufik, Pemuda dan Perubahan Social, LP3ES, Jakarta, 1974.
  • Drs. H. Abu Ahmadi, Ilmu Sosial Dasar, Rineka Cipta, Jakarta, 2003
  • http://www.homeartikel.co.cc
  • http://www.anakciremai.com
  • buku ISD
  • http://isramrasal.wordpress.com/2009/10/30/pemuda-dan-sosialisasi/

FASILITAS-FASILITAS WEBSITE UNIVERSITAS GUNADARMA (LANJUTAN PPSPPT 2010)

Universitas Gunadarma memiliki berbagai fasilitas website, yang dapat di akses bagi para mahasiswa untuk membantu dan mempermudah dalam bidang perkuliahan. Dan kali ini saya akan menjelaskan fasilitas-fasilitas tersebut.

 BAAK ONLINE
Baak online, di situs ini para mahasiswa dapat mengakses berbagai informasi-informasi penting dalam bidang perkuliahan. Disini kita dapat mengakses Kalender Akademik, Jadwal akademik, Info Update, Info Mahasiswa, Jadwal kuliah, Jadwal ujian, dan disini kita dapat melakukan pengecekkan nilai juga lho.

 STUDENSITE
Studensite, di situs ini kita harus melakukan pengaksesan secara individu dengan login nama dan password yang telah di daftarkan. Di dalamnya berisi berbagai informasi penting, seperti tugas yang memiliki jatuh tempo dan harus di kerjakan (Softskill). Jadi bagi para mahasiswa haruslah sering membuka studensitenya. Di situs ini juga terdapat beberapa macam fasilitas yang dapat di akses seperti Baak News, Lecture Message, Locker, dan lain-lain.

 UG PEDIA
UG pedia, di situs ini anda dapat mencari informasi dan memberi informasi yang berkaitan dengan Universitas Gunadarma seperti cara dan waktu pendaftaran, perkuliahan, prosedur-prosedur, fasililitas yang sering di temui di lingkungan universitas.

 E-LEARNING
E-learning, di situs ini kita dapat mendownload E-book yang telah di sediakan. Yang di mana E-book ini dapat membantu kita untuk mempelajari lebih dalam di berbagai mata kuliah.

 COMMUNITY
Community, di situs ini kita dapat berbagi, bertukar ilmu dan informasi. Di sini juga terdapat forums, blog, gallery, video, event, dan group untuk aktivitas para mahasiswa dalam berbagi info dan lain-lain.

Sumber: http://ugpedia.gunadarma.ac.id/

Kamis, 14 Oktober 2010

Kebudayaan Cina


KEBUDAYAAN CINA
                    Saat ini cina merupakan salah satu Negara yang cukup maju dalam bidang perekonomian di asia maupun di dunia. Akan tetapi kita disini bukan ingin menjelaskan perekonomian cina, yakni kita akan menjelaskan tentang kebudayaan dari Negara cina. Cina memiliki kebudayaan tertua juga paling kompleks, yang meliputi sejarah yang meliputi sejarah lebih dari 5.000 tahun lho. Oh ya, Negara cina memiliki kawasan geogerafi besar yang penuh dengan adat dan tradisi yang banyak berbeda antara waktu dan wilayahnya.
 Masyarakat Dalam Kebudayaan Cina
                    Cina juga memiliki banyak ragam kelompok etnik. Dari sisi pengelompokan, kelompok etnik terbesar adalah bangsa Han. Dalam sejarahnya, banyak sekali kelompok yang menyatu  dengan etnik-etnik lain atau hilang tanpa di ketahui jejaknya. Di waktu yang sama, kelompok etnik terbesar yaitu bangsa Han telah memelihara kebudayaan daya sekitar yang berbeda-beda. Kebanyakan identitas kebudayaan tradisiosional dalam lingkungan kelompok mesti berkaitan dengan membedakan nama marganya.
Wilayah
                    Kebudayaan Cina tradisional memiliki wilayah geografi yang sangat luas. Di setiap wilayah biasa dibagi atas kebudayaan yang berbeda-beda. Wilayah-wilayahnya :
1.      Yang termasuk wilayah lembangan sungai kuning:
-          Henan
-          Shaanxi
-          Shanxi
-          Hebei
-          Dan Shandong
2.      Yang termasuk wilayah lembangan sungai Yangtze:
-          Sichuan
-          Yunnan
-          Guizhou
-          Hunan
-          Hubei
-          Jiangxi
-          Anhui
-          Zhejiang
-          Dan Jiangsu

                   Sejak zaman Tiga Tokoh Murni dan Lima Maharaja, seseorang raja pernah memerintah untuk segalanya. Zaman-zaman selalu berbeda dalam sejarah, dimana menetapkan nama-nama yang berbeda untuk berbagai kedudukan didalam masyarakat. Secara konsepsi setiap zaman maharaja atau feudal begitu serupa, di mana pegawai kerajaan juga tentara berpangkat tinggi dalam hierarki, sementara penduduk lain pula di bawah undang-undang biasa. Sejak berakhirnya zaman Dinasti Zho (-+1046 – 256 BCE), masyarakat cina tradisional disusun menjadi sistem hierarki golongan sosial dan ekonomi yang di kenal  sebagai tempat pekerjaan. Bagaimanapun, sistem ini tidak meliputi semua golongan sosial sementara pebedaan antara semua golongan menjadi kabur sejak pengkomersialan masyarakat cina pada dinasti song(-+960 – 1279 CE). Pendidikan cina kuno juga panjang sejarahnya; sejak zaman Dinasti Sui (-+ 581 – 618 CE) calon-calon berpendidikan membuat persediaan untuk pemeriksaan kerajaan yang menyuruh lulusan pemeriksaan, ke dalam kerajaan sebagai birokrat sarjana. Kemahiran pedagangan dan kraf biasanya di pelajari oleh sifu. Menggariskan empat nilai yang harus dituruti kaum wanita, sementara sarjana seperti Zhu xi dan Cheng yi turut mengembangkan nilai-nilai ini.

Nilai-nilai Sosial
                          Kebanyakan nilai sosial diterbitkan dari konfusianisme dan taoisme dengan kombinasi konseratisme. Perkara mengenai paham mana yang paling berpengaruh selalu menjadi bahan perdebaan karena timbulnya banyak konsep seperti Neo-Konfusianisme, agama Buddha dan masih banyak lagi.

Bahasa Cina
                          Bahasa cina lisan terdiri daripada bilangan dialek cina sepanjang sejarah. Ketika Dinasti Ming, bahasa mandarin baku di nasionalkan. Walau begitu, ketika zaman Republik cina pada awal ke-20 apabila keihatan hasil-hasil yang nyata dalam memupuk satu bahasa seragam di cina.
                          Pada zaman kuno, bahasa cina klasik menjadi standar penulisan selama beribu-ribu tahun. Menjelang abad ke-20, jutaan rakyat termasuk yang diluar kerabat kerajaan buta huruf. Hanya selepas gerakan 4 mei baru mulai usaha beralih ke bahasa cina Vernakular ysng membolehkan rakyat yang biasa membaca karena kerangka berasaskan linguistik dan fonologi bagi suatu bahasa lisan.
Mitos Dan kerohanian
                         Sebahagian besar budaya cina beralaskan tanggapan bahwa wujudnya sebuah dunia roh. Berbagai-bagai kaedah talah membantu menjawab persoalan, dan dijadikan juga sebagai alternative pengobatan. Budaya rakyat talah membantu mangisi kekosongan untuk segala hal yang tidak punya penjelasan akan sesuatu. Antara mitos, agama, dan fenomena saling berkaitan. Dewa-dewi, menghalau mogwai, dan juga jiang shi dengan pedang kayu menjadi sebahagiaan tradisi yang telah ada.
 Sumber:
www.Wikipedia.org